Di seminar motivasi atau seminar pengembangan diri, berkali-kali saya ingatkan soal perlunya kehadiran SDM yang kompetitif.
Kepala Badan Standardisasi Nasional (BSN) Bambang Prasetya optimistis SDM Indonesia bisa tembus lapangan kerja internasional. Bukan hanya untuk tenaga kerja kasar, tapi juga posisi yang lebih tinggi skill-nya seperti ABK, mesin, listrik, kesehatan, minyak dan gas bumi.
"Saya optimistis, tenaga kerja kita tidak hanya bisa merajai pasar tenaga kerja lokal, tapi juga luar negeri. Ini setelah Komite Akreditasi Nasional (KAN) diakui dunia sehingga dengan logo KAN, tenaga kerja Indonesia bisa diterima di mana saja," kata Bambang dalam konpres di Kantor BSN, yang dikutip oleh berbagai media.
Eksistensi KAN telah diakui secara formal oleh sejumlah asosiasi akreditasi internasional. Di antaranya International Accreditation Forum (IAF), Pacific Accreditation Cooperation (PAC), Asia Pacific Laboratory Accreditation Cooperation (APLAC), dan Intemational Laboratory Accreditation Cooperation (ILAC).
Indonesia bisa!

